Biophilia: Exquisite Corpse
ISA Art Gallery membagikan dokumentasi instlasi pameran “Biophilia: Exquisite Corpse”. Pameran ini terinspirasi dari permainan seni surealis bernama Exquisite Corpse, yaitu permainan yang berkembang secara spontan dan tidak terduga. Karya-karyanya tersusun sedikit demi sedikit, seperti riak air yang menyebar atau lingkaran pohon yang terus bertambah seiring waktu. Melalui pameran ini, para seniman mengajak kita melihat siklus pertumbuhan dan kerusakan di alam. Tubuh, sistem, dan lingkungan digambarkan sebagai sesuatu yang selalu berubah. Pameran ini juga mengingatkan kita bahwa kehidupan bergantung pada keseimbangan yang rapuh, sehingga kita perlu lebih peduli terhadap hubungan kita dengan alam dan ekosistem tempat kita hidup.
Seri pameran yang diadakan setiap dua tahun ini berfokus pada isu lingkungan. Tahun ini, Exquisite Corpse menghadirkan karya dari Arahmaiani, Dabi Arnasa, Anang Saptoto, CynthIa Delaney Suwito, Fitri DK, Kynan Tegar x Studio Birthplace x Novo Amor, Mater Design Lab, Reza Kutih, dan Teguh Ostenrik. Mereka bersama-sama mengeksplorasi bagaimana manusia dan alam saling terhubung dan saling bergantung. Pameran berlangsung pada tanggal 14 Februari 2026 sampai 16 April 2026 di ISA Art Gallery, Wisma 46, Jakarta Pusat.
Saya menghadiri pameran pada tanggal 27 Februari 2026.
Note :
Jika ingin melihat foto-foto atau video-video selengkapnya, dapat mengunjungi YouTube saya di https://www.youtube/com/@afindrapermana.

No comments:
Post a Comment